Design a site like this with WordPress.com
Get started

Wanita Itu Mahluk Paling Sensitif

Diakui dengan luas jika wanita melewati lelaki dalam pemrosesan info emosional. Riset ini mengetes apa superioritas wanita dalam pemrosesan info emosional ada pada kerangka sosial-emosional naturalistik, oleh karenanya, apa yang memicu dinamika temporal. Tanggapan tingkah laku serta elektrofisiologis dicatat sesaat peserta lakukan permainan judi interpersonal dengan emosi muka musuh yang diberi jadi operan balik.

Hasil membuahkan jika isyarat emosional memodulasi dampak operan balik moneter pada penilaian hasil. Dengan gawat, modulasi ini lebih menonjol pada wanita: ekspresi kemarahan musuh tingkatkan cenderung beresiko wanita serta kurangi amplitudo hadiah positif (RewP) serta operan balik P300. Penemuan ini tunjukkan jika wanita lebih peka pada ekspresi emosional dalam hubungan antarpribadi yang riil, yang dimanifestasikan dalam deteksi saliensi motivasi awal serta step penilaian kognitif akhir sadar dari pemrosesan operan balik.

Pengenal Karakter Emosi

Wanita dipercaya mempunyai keunggulan dalam kompetensi emosional seperti mengerti emosi orang lain yang tertanam dalam isyarat muka (Hall, 1978; Hall serta Matsumoto, 2004; Kret serta De Gelder, 2012; Sawada et al., 2014; Weisenbach et al., 2014 ), serta di golongan remaja serta bayi (McClure, 2000; Lee et al., 2013). Tetapi, belum juga jelas apa keuntungan ini meluas ke hubungan interpersonal riil, sebab peserta dalam riset awalnya disuruh untuk mengetahui emosi dari gambar statis tanpa ada kerangka sosial-emosional naturalistik (Hall, 1978; Filkowski et al., 2017). Ini penting mengingat jika penguraian info emosional tetap berlangsung dalam kerangka tersendiri (Fukushima serta Hiraki, 2006; Jack serta Schyns, 2015; Wiggert et al., 2015; Pádua Júnior et al., 2016). Oleh karenanya, riset ini dekati permasalahan ini dengan merekam tanggapan tingkah laku serta elektrofisiologis sesaat peserta lakukan permainan judi interpersonal dengan emosi muka musuh yang diberi jadi operan balik (Chen et al., 2017).

Bahan serta cara Peserta

Lima puluh mahasiswa tangan kanan (25 wanita) diambil untuk berperan serta dalam eksperimen ini. Semua peserta memberikan laporan pendengaran normal serta ketajaman pandangan normal atau dikoreksi ke normal serta bebas dari permasalahan neurologis atau kejiwaan. Empat peserta (dua wanita) dikeluarkan dari analisa sebab artefak EEG yang terlalu berlebih dalam rekaman. Peserta yang masih ada tidak tunjukkan ketidaksamaan yang relevan di antara type kelamin pada umur, kepribadian serta kecerdasan emosi (EI lihat Tabel Table11 untuk contoh). Studi ini dikerjakan sesuai referensi dari Deklarasi Helsinki. Protokol ini di setujui oleh Komite Etik Kampus Normal Shaanxi. Semua subyek memberi kesepakatan tercatat sesuai Deklarasi Helsinki.

Mekanisme

Sesudah masuk ke lab, peserta dikenalkan ke konfederasi dengan type kelamin yang sama yang akan tampil jadi musuh dalam permainan judi lewat jaringan computer. Mereka diberitahu jika mereka akan bermain jadi kompetitor, yakni, kehilangan untuk peserta bermakna menang untuk rivalnya dalam jumlahnya yang sama, serta sebaliknya. Dan ekspresi muka mereka (bahagia, geram serta netral) direkam memakai Canon EOS 600D serta dipakai jadi rangsangan operan balik.

Tanpa ada didapati peserta, ekspresi muka dari konfederasi direkam awalnya serta divalidasi terlebih dulu. Selekasnya sesudah memberi kesepakatan, beberapa peserta diberkahi dengan ¥ 40. Mereka dikasih tahu jika uang itu jadi efek mereka sepanjang studi serta disuruh untuk menempatkannya di dompet mereka. Peserta dikasih tahu jika hadiah atau hukuman penambahan diberi berdasar tampilan mereka. Pendapatan aktual untuk tiap peserta sekitar di antara ¥ 30 sampai ¥ 50.

Analisa statistik

Kami masukkan data tingkah laku serta data ERP ke beberapa langkah berulang-ulang ANOVA, dengan valensi hasil (kerugian versus menang) serta emosi (bahagia versus geram) jadi unsur dalam subyek serta gender (pria versus wanita) jadi unsur antara subyek . Untuk mengecek bagaimana peserta ambil pekerjaan perjudian antarpribadi sekarang, tingkat tiap ekspresi emosional yang mereka pilih jadi operan balik dikaji sesuai dengan. Tingkat kebebasan rasio-F dikoreksi per cara Greenhouse-Geisser, serta beberapa perbandingan sesuai Bonferroni bila perlu. Ukuran dampak dipertunjukkan jadi eta parsial kuadrat

Diskusi

Untuk mengetes superioritas wanita dari penguraian emosi dalam kerangka sosial yang riil, riset ini mewajibkan peserta untuk bermain permainan judi interpersonal dengan isyarat moneter serta emosi yang digabungkan dengan ortogonal jadi operan balik. Hasil membuahkan jika peserta pilih makin banyak ekspresi bahagia untuk kerugian musuh tapi ekspresi lebih geram untuk kemenangan musuh. Diluar itu, peserta pilih makin banyak pilihan beresiko tinggi sesudah kalah relatif pada kemenangan, serta dampak semacam itu lebih menonjol saat dibarengi dengan musuh

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: